Selasa, 29 Desember 2020

Biografi singkat Ibnu Khaldun

 Assalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh

Ibnu Khaldun

Ibnu Khaldun hidup pada masa ketika dunia Islam sedang mengalami perpecahan dalam bidang politik dan kemunduran dalam bidang ilmu pengetahuan. Ibnu Khaldun dilahirkan pada 1 Ramadhan 732 H/27 Mei 1332 di Tunisa Afrika Utara dan wafat di Kairo pada 24 Ramadhan 808 H/ 19 maret 1406 M. tempat kelahiran Ibnu Khaldun, pada pertengahan abad ke-14 Masehi merupakan medan pemberontakan dan kekacauan politik. Dinasti al-Muwahhidun, yang berkuasa ketika itu, telah mengalami kehancuran, dan digantikan oleh dinasti-dinasti kecil berikutnya, seperti Keamiran Bani Hafish di Tunisia, Keamiran Bani 'Abd al-Wad di Tilmisan, dan Keamiran Bani Marin di Fez. Sementara itu di Andalusia , pasukan Salib sedang bersiap-siap untuk menaklukkan kawasan-kawasan yang berada di bawah kekuasaan Muslim. 


kaum Muslimin pada abad ke empat belas masehi sedang mengalami stagnasi pemikiran yang memilukan.  Abad ini merupakan masa yang relatif sunyi bagi dunia Intelektual Islam. Karya-karya yang muncul ketika itu pada umumnya hanya berupa syarh (penafsiran, penjelasan) atau syarh dari syarh. Oleh karena itu, masa ini ditinjau dari sejarah intelektual Islam dapat disebut sebagai 'asr al-syuruh wa al-hawasyi (masa pensarahan dan pemberian catatan pinggir). Tidak banyak karya pemikir Muslim yang lahir pada masa ini sebagai suatu usaha yang orisinal.


Ibn Khaldun mempunyai nama lengkap 'Abd al-Rahman b. Muhammad b.  b. Ibrahim b. al-Khalid b. 'Usman b. Hani b. al-Kathab b. Kuraib b. Ma'dikarib b. Harish b. Wail b. Hujr. Nenek-moyang Ibn Khaldun adalah berasal dari Hadhramaut, Yaman Selatan. Nama Ibn Khaldun, sebutan yang populer untuk dirinya, dinisbatkan kepada nama kakeknya yang ke sembilan, yaitu al-Khalid bin Usman. Khalid ibn Usman adalah nenek-moyangnya yang pertama kali memasuki Andalusia bersama para penakluk berkebangsaan Arab lainnya pada abad ke-8 M. Kemudian keturunan Khalid di Andalusia ini dikenal dengan sebutan Banu Khaldun yang terkenal akan  keluasan ilmu pengetahuan dan melahirkan tokoh-tokoh berpengaruh salah satunya bernama 'Abdurrahman ibnu Khaldun. 


Ibnu Khaldun menghabiskan masa remaja di Tunisia dalam jangka waktu 18 tahun, antara tahun 1332 sampai 1350. Pada waktu itu, ayah Ibn Khaldun adalah guru pertamanya yang telah mendidiknya secara tradisional mengajarkan dasar-dasar agama Islam.Pendidikan Ibn Khaldun yang dilakukan ayahnya tidak berlangsung lama, karena ayahnya meninggal dunia pada tahun 1349 akibat wabah pes. Selain dari ayahnya, Ibn Khaldun juga mempelajari berbagai disiplin ilmu keagamaan dari para gurunya di Tunis.

 

Ibnu Khaldun berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, seperti di Fez, Granada, Bougie, Biskara, dan lain-lain dalam jangka waktu 32 tahun antara tahun 1350 sampai 1382 M. Pendidikan yang diterima Ibnu Khaldun, baik dari orang tuanya sendiri maupun dari para gurunya, sangat mempengaruhi perkembangan intelektualnya. Ibnu Khaldun mengarang kitab bernama "al-'ibar" yang terdiri dari tiga bagian yaitu ; Muqqadimah, al-'Ibar, dan al-Ta'rif.

Beliau bukanhanya ahli dalam bidang Filsafat Sejarah.Melainkan juga, seorang politisi ulung, seorang sosiolog, dan seorang ekonom.


Banyak tokoh-tokoh besar yang memberikan komentar terhadap Ibnu Khaldun salah satunya Philip K. Hitti yang berkata: “Belum pernah ada sebelum dia, baik itu Arab apalagi Eropa, yang memiliki pandangan komprehensif dan filosofis mengenai sejarah. Bahkan Mark Zuckerberg sang Pendiri Facebook pun menyukai Mukadimmah karya Ibnu Khaldun. Ibnu Khaldun merupakan filsuf-sejarah yang paling brilian yang pernah dihasilkan Dunia Islam. Dia termasuk yang paling besar sepanjang sejarah.”


~Zen


Sumber :

-Allen Fromherz. Ibn Khaldun: Life and Times. Edinburgh University Press, 2010

Sabtu, 12 Desember 2020

Islamisasi Asia selatan

 Islamisasi anak benua India


Hi ! Sob apa kabar, semoga sehat selalu 


Siapa yang gak tahu India, negara dengan penduduk mayoritas Hindu dan industri perfileman Hollywood ini Ternyata menyimpan jejak-jejak Sejarah Islam yang gemilang. Negeri ini memiliki penduduk Islam sekitar 195 Juta jiwa. Jumlah ini terbilang fantastis di negara yang mayoritas non Muslim. Yuk lanjut ke pembahasan. Islam masuk india melalui tiga gelombang. Gelombang pertama pada masa Daulah umayyah pada gubernur Kasim yang saat itu menjadi gubernur irak. Lalu, gelombang kedua dilakukan oleh Muhammad Gazni pada tahun 997-1030 M. Selanjutnya gelombang ke tiga dilakukan oleh Muhammad Guri pada tahun 1172 M.


Sudah gak asing bila pedagang Arab melakukan perjalan  melalui jalur laut untuk pergi ke daerah Timur(Tiongkok). Mereka juga singgah ke daerah-daerah yang di lewatinya, termasuk India. Saat sedang melakukan pelayaran mereka sering kali di ganggu oleh para perompak India. Hal inilah yang menjadi titik dimulainya serangan oleh ibnu Qasim ke tanah Hindustan. Dengan mengerahkan 6 ribu kuda suriah dan 6 ribu onta irak serangan pun di mulai dengan menduduki lembah Indus barat terutama Gujarat yang menjadi pusat ekonomi dan persinggahan para pedagang dari sanalah mereka dapat mengontrol daerah India lainnya. Meskipun percobaan penaklukan wilayah subur ini pernah dilakukan oleh khalifah sebelumnya. Namun, selalu mengalami kegagalan. Barulah usaha itu berhasil setelah Ibnu Qasim melakukannya. 


Penyerbuan di India bukan tanpa hambatan. Terbukti perkembangan pasukan Islam ke India mengalami hambatan besar karena harus melawan pribumi India yang mempertahankan wilayahnya. Mereka juga harus berhadapan dengan gurun Thor dan Tiga pasukan dari wangsa rashtrakutta,Prathihara dan Rajputana. Namun pasukan Islam berhasil menduduki Kota Brahmanabad. Alhasil ada dua pilihan Yang harus dipilih oleh orang-orang pribumi. Memilih memeluk Islam atau mebayar Jizyah.


Akibat pendudukan Islam di wilayah ini menjadikan ilmu pengetahuan dari India masuk ke dunia islam. Seperti, masuknya konsep Matematika, astronomi, dll. Begitu pula sebaliknya India Menerima konsep kedokteran, kimia, dan lain sebagainya yang berasal dari peradaban Islam. Meskipun begitu pengaruh secara politik tidak begitu berpengaruh apalagi setelah runtuhnya bani Abbasiyah yang menggantikan umayyah runtuh pada abad ke 12 sehingga kontrol di daerah ini mulai melemah. Akibatnya, kekuatan Islam tepecah menjadi kekuatan yang lebih kecil.


Serangan islam yang sebenarnya bukan berasal dari Arab melainkan dari kawasan Afganistan. Serangan ini dilakukan oleh Mahmud Gazni dari Wanda Gazna. Dia diberi julukan pedang Islam atau pemusnah berhala karena keberhasilannya dalam menaklukan sebagian besar India dan menghancurkan berhala.


Serbuan yang amat terkenal itu dilakukan pada tahun 997 ke kawasan selatan Punjab. Candi Hindu yang dilalui yang dianggap kekafiran pasti dimusnahkan, harta kekayaan ,dan wanita-wanita  dirampas dan diboyong ke Afghanistan.

Bahkan, ada sebuah cerita ketika itu Muhammad Gazni ditawari uang dalam jumlah besar agar tidak menghancurkan berhala-berhala mereka. Namun, tawaran itu ditolak. Dia pun tetap menghancurkan berhala tak terkecuali berhala pagoda di Somuath.


Sejak itu gejolak antipati terhadap islam mulai tertanam di hati orang Hindu India. Misal pada tahun 1025 Muhammad Gazni merusak semua kompleks Candi dan ribuan penduduk terbunuh dan kekayaan Kota dijarah. Meskipun, demikian pada masa itu juga lahir tokoh besar seperti al beruni yang dikenal sebagai ahli fisika, astronom, filsuf, dan juga penyair. Beliau lah yang menulis riwayat tokoh-tokoh tenar pada zamannya.


Satu setengah abad setelah kematian Muhammad Gazni Kabul mendapatkan serangan Dari Muhammad Guri yang dibantu oleh Qutubudin aibak, Tajuddin jildis, ikhtiyaruddin Muhammad, dan Nasruddin Kubakha. Wangsa Guri mulai memerintah ketika kekuatan Gazni mulai memudar. Qutubudin aibak melakukan  pembebasan Lahore pada tahun 1196 dan Delhi pada tahun 1193. Namun, Kekalahan terbesar India justru ketika raja pretoiraj dari Rajputana dikalahkan pada tahun 1192. Ini bencana bagi orang rajput Karena seluruh Keluarga dimusnahkan oleh musuh. Peristiwa ini amat bermakna bagi isalmisi di India. Sebab setelah kekalahan itu seluruh India utara berhasil ditaklukan terutama dari Herat sampai Sungai Brahmaputra.


Sumber : Syed Mahmudunnasir, Islam Konsepsi dan Sejarahnya, Bandung: Rosda

Bandung, 1988, h. 163.

412 Ibn Atsir, Al-Kamil fi Al-Tarikh, Jilid 9, Bairut: Dar al-Shadri, 1965, h. 38. censusindia.gov.in,nowindia.gov.ind,Asiaselatan oleh        prof.Dr. Abu Su'udI,Islamdi Asia Selatan  (Ajid tohir dan Ading Kusiadana) pdf

STASIUN TUNTANG

                                        STASIUN TUNTANG         Gemini berkata Senin malam, aku melanjutkan kunjunganku ke beberap...