Rabu, 10 April 2019

Inspirasi Bunda Maryam

Inspirasi Bunda Maryam

Kontributor : @rahayunengati
Diedit dan diselia oleh @gen.saladim

Maryam binti Imran, namanya diabadikan Allah menjadi salah satu surat dalam Al Qur'an. Kelahirannya punya makna akan kebesaran Allah. Kita semua mengenalnya sebagai sosok wanita yang suci, tanpa mempunyai pasangan Maryam —salamun 'alaiha— bisa memiliki keturunan. Ya..beliau adalah orang tua tunggal Nabi Isa alaihissalam. Namun tahukah kita tentang kisah di balik salah satu ayat di surat Maryam? Yang menceritakan tentang kelahiran Nabi Isa alaihissalam. Maka mari simak kisahnya dengan seksama.
.
Maryam kecil mengabdikan dirinya untuk menjaga rumah Allah,dalam pengawasan Nabi Zakaria. Suatu ketika Nabi Zakaria terkejut melihat banyak buah-buahan yang ada di hadapan Maryam, buah yang berasal dari negeri lain bahkan ada pula buah yang tumbuh tidak pada musimnya pun ada di hadapan Maryam. Bagaimana bisa buah-buahan itu ada?
.
Jawabnya, itu semua pemberian dari Allah berkat doa yang di panjatkan oleh Maryam. Seketika itu juga buah-buahan terhidang di hadapan Maryam, masyaallah. Betapa ia di karuniai doa yang mustajab di sisi Allah.
.
Menginjak usia remaja malaikat jibril menyampaikan kabar kepadanya bahwa kelak ia akan memiliki seorang putra
Allah SWT berfirman:
.
قَالَ اِنَّمَاۤ اَنَاۡ رَسُوْلُ رَبِّكِ ۖ لِاَهَبَ لَـكِ غُلٰمًا زَكِيًّا
.
"Dia (Jibril) berkata, Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk menyampaikan anugerah kepadamu seorang anak laki-laki yang suci." (QS. Maryam 19: Ayat 19)
.
Maryam terkejut mendengar hal itu,karena ia tidak menikah dan tidak pernah ada laki-laki yang menyentuhnya. Inilah awal dimana ujian Allah bermula untuk Maryam.
.
Waktu yang ditentukan tiba, Maryam mengandung atas seizin Allah. Ia mengasingkan dirinya ke tempat yang jauh hingga terlahirlah Nabi Isa ibnu Maryam. Perasaan takut akan pandangan kaumnya sempat ia rasakan sebelum kembali di tengah-tengah mereka.

Allah SWT berfirman:
.
فَاَجَآءَهَا الْمَخَاضُ اِلٰى جِذْعِ النَّخْلَةِ ۚ قَالَتْ يٰلَيْتَنِيْ مِتُّ قَبْلَ هٰذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَّنْسِيًّا
.
"Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata, Wahai, betapa (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan."
(QS. Maryam 19: Ayat 23)

.
Coba kita resapi lebih dalam, doa yang di panjatkan Maryam ini menjadi satu-satunya doa dalam Al Qur'an yang berisi tentang memohon kematian pada Allah. Maryam merasa kehormatan dirinya lebih berarti ketimbang nyawa itu sendiri, maka ketika kehormatan itu sudah tidak di anggap ada di mata manusia lainnya ia lebih memilih mati. Tidak bisa di bayangkan betapa hebatnya derita yang di alami kala itu akibat perkataan buruk orang-orang yang akan ia terima. Ada kalanya manusia merasa depresi sehingga terlintas kengininan untuk mati.
.
Tak hanya sampai di situ, ketakutan Maryam juga membuatnya berharap untuk tidak diperhatikan dan dilupakan selamanya. Kata "Nasyam" berarti tidak diperhatikan, ia berharap tak ada yang mencari, tak ada yang menanyakan kabarnya sama sekali, bahkan berharap dirinya telah dianggap sudah mati.
.
Kata "Mansiyya" berarti bahwa ke depannya tidak akan ada yang mengingatnya lagi, benar-benar dilupakan untuk selamanya dari ingatan orang-orang yang akan datang. Betapa ayat ini menjelaskan pada kita bahwa Maryam juga manusia bisa, bisa merasakan sedih dan ketakutan terhadap perkataan orang. Namun Allah telah menetapkan sesuatu keputusan dan sebagai seorang hamba Maryam harus menghadapinya.
.
Sekembalinya ia ke sisi kaumnya, seketika itu juga mereka mengolok-olok Maryam. Ia di tuduh dengan berbagai macam fitnahan, di anggap telah berzina, di anggap membawa anak haram dan lain sebagainya. Tidak ada satupun wanita muslim yang bisa membayangkan akan dituduh sedemikian rupa.
.
Mengapa Allah berkehendak demikian? Apakah Allah melupakan Maryam? Justru sebaliknya, Allah berkehendak menjaga kesucian Maryam, Allah sandingkan namanya sebagai nama belakang yang mengikuti nama anaknya maka seringkali kita temui di Al qur'an bahwa ketika nama Nabi Isa di sebut maka nama Maryam tercantum di belakangnya yaitu Isa ibnu Maryam. Tidak ada dalam Al qur'an di sebutkan Muhammad bin Abdullah, Yusuf bin Ya'qub, hanya Nabi Isa yang di belakangnya selalu disebutkan pula nama orang tuanya. Masyallah..
.
Allah berusaha menunjukkan pada kita bahwa Nabi Isa memang tidak mempunyai ayah, Allah menunjukkan pada kita bahwa Maryam tetaplah sosok perempuan suci karena tak ada laki-laki yang menyentuhnya sekalipun ia melahirkan Nabi Isa.
.
Selain itu kisah Maryam juga menjadi pelajaran bagi seluruh perempuan setiap kali merasa dirinya di hina, di perlakukan buruk dan menderita mereka bisa mengingat sosok Maryam yang juga merasakan cobaan yang lebih dalam. Namun tetap Allah tinggikan derajatnya berkat keimanan, maka ketika musibah datang jangan pikirkan ucapan manusia terhadap kita. Tapi pikirkan ucapan Allah dan janji Allah buat hambanya.
.
Sedih dan ketakutan itu wajar kita rasakan, namun jangan sampai meninggalkan Allah dalam kehidupan.
.
Sumber : 1. Kajian Youtube Ust Nouman Ali Khan
                  2. @gen.saladin

Jumat, 05 April 2019

Abbad bin Bisyr sahabat Rasulullah Saw

Teladan dalam Kekhusyu'an; Abbad bin Bisyr ra.

Kontributor : @randika.fr
Diedit dan diselia oleh @gen.saladin

Abbad bin Bisyr, sebuah nama yang bersinar dan bercahaya dalam sejarah islam. Seorang anak muda yang dari wajahnya terpancar keindahan sikap menahan diri dan ketaqwaan kepada Rabbnya. Abbad bin Bisyr ikut serta dalam seluruh peperangan yang dipimpin oleh Rasulullah ﷺ, dalam setiap peperangan ia menunjukan sikap yang sejalan dengan dirinya sebagai pembawa al-Quran.

Salah satunya adalah apa yang terjadi manakala Rasulullah shollallahu alaihi wasallam pulang dari perang Dzatu ar-Riqa', saat itu kaum muslimin sedang singgah beristirahat di sebuah bukit pada malam hari.

Salah seorang dari kaum muslimin saat perang menawan seorang wanita dari wanita-wanita musyrikin yang sedang ditinggal suaminya, manakala suami wanita tersebut pulang, dia tidak menemukan istrinya, maka dia bersumpah dengan Latta dan Uzza (berhala-berhala kaum musyrikin) akan memburu Muhammad dan kawan-kawannya dan tidak akan kembali sebelum menumpahkan darah mereka.

Begitu kaum muslim mengistirahatkan kendaran-kendaraan mereka, Rasulullah ﷺ bersabda, “Siapa yang menjaga malam ini?” Maka Abbad bin Bisyr dan Ammar bin Yasir bangkit dan berkata, “Kami wahai Rasulullah.” Mereka berdua dipersaudarakan oleh Rasulullah manakala orang-orang Muhajirin datang ke Madinah.

Keduanya berjalan menuju ujung bukit, Abbad bin Bisyr berkata kepada saudaranya, Ammar bin Yasir, “Bagian mana yang kamu pilih untuk tidur, awalnya atau akhirnya?” Ammar menjawab, “Awalnya.”
.
Maka Ammar tidur tidak jauh darinya.
Abbad memandangi alam sekitar, ternyata malam itu begitu sunyi, tenang, damai dan tenteram; seakan bintang, pohon dan batu sedang bertasbih memuji Rabbnya dan menyucikan-Nya. Maka rindulah jiwanya untuk beribadah, membaca al-Qur’an dalam keadaan shalat.

Al-Quran yang paling manis baginya adalah manakala dia membacanya di dalam shalat, kenikmatan shalat menyatu dengan kenikmatan tilawah. Abbad menghadap kiblat dan mulai shalat, dia mulai membaca surat al-kahfi dengan suara yang syahdu dan lembut. Manakala ia sedang tenggelam dalam cahaya Ilahi yang menenangkannya tersebut, tenggelam dalam kemilau sinarnya, tiba-tiba suami wanita yang ditawan itu datang mengendap-endap.
.
Ia melihat sesosok laki-laki yang sedang berdiri, ia mengetahui bahwa laki-laki itu adalah penjaga kawan-kawannya yang sedang istirahat. Kemudian ia merogoh kantong anak panahnya, lalu membidik laki-laki yang terlihat berdiri itu dengan anak panah, hingga mengenainya.
Abbad langsung mencabutnya dari tubuhnya, shalatnya tidak terpengaruh, ia tetap membaca dan tenggelam dalam shalatnya.
.
Laki-laki musyrik itu mengirim anak panah yang kedua, tepat, dan tidak meleset, Abbad melakukan apa yang ia lakukan sebelumnya, mencabutnya dan terus tenggelam dalam apa yang ia lakukan. Panah ketiga pun dilepaskan dan ia pun mencabutnya seperti mencabut dua saudaranya sebelumnya. Kemudian ia ruku dan sujud.
.
Pada saat itu Abbad melangkah terseok-seok hendak membangunkan sahabatnya yang sedang tertidur. Kemudian berkata, “Bangunlah, luka-luka telah melemahkan kekuatanku.” Tatkala lelaki musyrik itu melihat keduanya, tahulah ia bahwa keduanya telah berniat untuk menangkapnya, maka ia pun mengambil langkah seribu.
.
Ammar yang tidur bangun dalam keadaan sangat terkejut, dia melihat rekannya yang tadi berjaga berlumuran darah. Darah merembes dari tiga luka tubuhnya bekas tusukan anak panah, ia berkata, “Subhanallah, mengapa kamu tidak membangunkanku ketika anak panah pertama melukaimu?”
.
Abbad menjawab, “Aku sedang shalat dan membaca sebuah surat, aku tidak ingin memotongnya sebelum aku menyelsaikannya. Demi Allah, kalau tidak takut melalaikan tugas yang dibebankan oleh Rasulullah kepadaku, niscaya kematianku lebih aku sukai daripada aku memutus sebuah surat yang sedang aku baca.”
.
Referensi:
1. Shuwar Min Hayat ash-Shahabah. Abdurrahman Ra’fat al-Basya
2. Ash-Haburrasul Shallallahu alihi wa sallam jilid 3. Syaikh Mahmud al-Mishri
5. @gen.saladin

Kamis, 04 April 2019

Pembebasan Kota Mekkah

Pembebasan Kota Makkah

Bagaimana perasaanmu jika kamu terusir dari negerimu sendiri 10 tahun lamanya? Mereka yang mengusirmu, memanggilmu penyihir, dukun, orang gila, melemparimu dengan batu, menaruh kotoran unta ketika kamu ruku'.

Itulah yang dirasakan Rasulullah ﷺ beserta para sahabat Muhajirin. Makkah adalah kota yang amat mereka cintai, namun kecintaannya pada Islam membuat mereka harus sabar dan rela berkorban terusir dari negeri mereka sendiri. Walaupun begitu, ketika dakwah Islam sudah menyebar luas di Jazirah Arab dan Makkah terbebas, Rasulullah ﷺ sama sekali tidak mengungkit kenangan buruk yang pernah ia alami di Makkah.

"Pergilah kalian, kalian semua bebas", kata Rasulullah ﷺ pada orang-orang Makkah. Peristiwa Fathu Makkah tanggal 20 Ramadhan tahun 8 Hijriah bertepatan dengan 10 Januari 630 Masehi, adalah satu momentum paling megah tentang keadilan Islam. Sebagaimana dideskripsikan oleh Muhammad Natsir, "Islam itu jika besar tidak melanda, jika tinggi malah melindungi."

Bayangkan! Ada 10 ribu kaum Muslimin bersenjata lengkap, dipimpin oleh panglima-panglima besar memasuki Makkah. Sebenarnya mereka bisa saja membantai semua orang Musyrikin yang dulu pernah menyakiti Bilal dengan cambuk, yang dulu pernah memanggang Khabab dengan besi panas. Namun begitulah sejarah mencatat; Fathu Makkah adalah pembebasan paling manusiawi sepanjang masa.

Namun tetap, kebatilan tetaplah harus diberangus. Ada 360 berhala yang dihancurkan sampai menjadi serpihan-serpihan. Para sahabat mengapak patung-patung itu sembari berseru, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap. (Al Isra 81)

Di sini, mari berpikir sehat; Rasulullah dan Kaum Muslimin marahnya bukan karena diri mereka disakiti, melainkan karena Islam dihina. Jika nama mereka diejek, mereka tak ambil hati. Tapi jika seorang muslimah dizalimi karena keislamannya; gegerlah dunia melihat Umat paling lembut berubah menjadi sinyal tergagah.

Banggalah kawan, sejarahmu begitu memesona. Rasulullah ﷺ begitu nyata dan bukan fiksi, superhero sejati yang membuat kita tahu bahwa sebenarnya kitalah umat yang ditunggu dunia untuk memperbaiki bumi yang makin hari makin tercabik-cabik oleh tirani.

Rabu, 03 April 2019

Orang terkaya didunia

Black Panther VS Mansa Musa

Awal 2018 lalu, Marvel meluncurkan film kedelapan belas dari Marvel Cinematic Universe. Siapapun tidak asing lagi dengan Black Panther, hero keren dari Wakanda ini adalah simbol yang Marvel gunakan untuk mewakili kegagahan Afrika.

Black Panther yang tidak lain adalah King T’Challa, adalah raja kaya raya di Benua Afrika. Kekayaannya mencapai USD 500 miliar atau setara Rp 6 ribu triliun, lebih kaya dari Iron Man dan Batman. Sayangnya satu, T'Challa adalah khayalan.

Namun tahukah kamu, Sejarah Umat Islam memiliki legenda seorang Raja besar yang shalih dan kaya raya dari Afrika. Namanya; Mansa Musa.

Kekayaan Black Panther vs Mansa Musa

Dalam Dunia Marvel, kekayaan King T'Challa dilansir The Richest, Rabu (14/6/2017), bisa mencapai USD 500 miliar atau setara Rp 7 ribu triliun. Angka ini jauh melebihi kekayaan superhero-superhero lainnya, termasuk Iron Man dan Batman yang juga dikenal kaya. Sayang, satu hal; ya itu, khayalan.

Nah, adapun Mansa Musa, digelari sebagai "the richest human being in all history" oleh Celebrity Net Worth website. Di masa kekuasaannya (1280-1331) kekayaannya adalah USD 400 miliar atau setara 5.6 ribu triliun rupiah. Melebihi kekayaan Bill Gates Yang hanya USD 92.5 miliar (1.2 ribu triliun rupiah)

Black Panther Kaya dengan Vibranium, Mansa Musa kaya dengan Emas dan Garam

Dalam Marvel Universe, Vibranium adalah zat Logam langka yang berasal dari luar angkasa yang sering dikenal sebagai bahan utama dari perisai Captain America. Diceritakan dari komik Black Panther, harga Vibranium bisa mencapai USD 10 ribu per gram atau setara Rp 130 juta. Sedangkan di negara Wakanda memiliki cadangan Vibranium mencapai 10 ribu ton.

Adapun Mansa Musa, raja Muslim ini memimpin Mali memproduksi emas dan garam sehingga menguasai pasar Internasional. Emas dan garam merupakan barang sangat langka di era abad 14, dan Mansa Musa memiliki gunungan kedua barang langka itu. Dilansir oleh fakratnews.com, emas dan garam Mali mencapai 70% produksi dunia.

3. Aksi Heroik Black Panther VS Dakwah Pendidikan Mansa Musa
.
Dengan kekayaannya, King T'Challa membuat pakaian Black Panther yang sangat canggih untuk melindungi negaranya, Wakanda. Kerajaannya seperti kamu lihat di Marvel Cinematic Universe, fokus pada pengembangan teknologi. Namun dua hal yang disayangkan. Pertama, dia tak menjadikan kekayaan Wakanda untuk mensejahterakan Afrika. Kedua, ia khayalan.
.
Sedangkan Mansa Musa menggunakan kekayaannya untuk dakwah dan pendidikan. Dalam perjalanan hajinya tahun 1324, ia membawa 60.000 orang. Sepanjang jalan Mali-Makkah, ia membagikan emas dan memberi bantuan pada orang-orang. Sepulang haji, ia mengundang cendekiawan Andalusia, Arab dan Persia untuk mengajar di Mali. Saat itulah, Mali menjadi garis depan ilmu pengetahuan Umat Islam, tepat ketika Baghdad diserang Mongol.
.
4. Ternyata, Memang ada Inspirasi Mansa Musa dalam Karakter Black Panther.
.
"Menurutku, karakter Black Panther adalah sebuah inspirasi yang menggambarkan antitesis pada orang-orang yang berpikir salah tentang Afrika dan sejarah Afrika. Banyak orang juga belum tahu, bahwa ada raja yang sangat kaya dari Afrika (Kingdom of Mali) seperti Black Panther, yang digelari sebagai manusia terkaya sepanjang sejarah manusia."
.
—Wesley Snipes, Aktor Hollywood

Sumber :

1. @gen.saladin
2. edgarhamas

Kisah Mahmud Al Ghazni dan Berhala Somnath

Kisah Mahmud Al Ghazni dan Berhala Somnath

Islam pernah menjadi bagian sangat inti dari kehidupan bangsa India selama nyaris 800 tahun. Keadilan yang disebarkan Islam membuat penduduk setempat jatuh cinta, sebab Islam mengajarkan persamaan, bukan kasta-kasta.

Sebagaimana kamu tahu, di feed-feed Instagram sebelumnya kita pernah membahas kisah Muhammad bin Qasim Ats Tsaqafy, anak muda 17 tahun yang memimpin pembebasan India dan Pakistan. Perjuangannya berlanjut dan dakwah terus menyebar sampai ke pelosok Himalaya.

Salah satu icon muslim yang mengubah sejarah India adalah Sultan Mahmud Al Ghazni (971-1030 M). Ia lelaki cerdas yang mencintai Ulama. Orang-orang di masanya menggambarkan beliau setegas Umar bin Khattab, sebab perangainya sangat tegas melarang kemungkaran. Ia membasmi tempat-tempat maksiat, judi, minuman keras dan korupsi. Wilayah yang dibebaskan oleh beliau juga nyaris setara dengan luas yang dibebaskan di masa Khalifah Umar bin Khattab.

Meskipun begitu, beliau tidak pernah melarang penduduk yang beragama Hindu untuk beribadah sesuai dengan keyakinan mereka, namun Sultan tidak mengizinkan mereka menyembah berhala. Dalam ajaran Hindu sendiri, sebenarnya tidak ada ajaran untuk menyembah patung. Itulah yang membuat Sultan Mahmud Al Ghazni melakukan agenda pembersihan wilayah kekuasaannya dari berhala-berhala yang bisa menurunkan azab Allah.

Selama agenda pembersihan berhala, ada 10 ribu patung-patung yang dihancurkan oleh pasukan Muslimin. Namun, orang-orang yang menyembah berhala nyinyir sembari berkata, "patung-patung itu hancur karena tidak disukai oleh Somnath. Kalau saja Somnath menyukai patung-patung itu, pasti orang yang menghancurkannya akan mendapat bencana."

Pada awalnya Sultan Mahmud Al Ghazni tidak ambil pusing dengan perkataan mereka. Namun semakin hari, apa yang mereka katakan semakin mereka yakini. Somnath, bagi mereka, tak akan terkalahkan. Pasukan Muslimin pun tak akan bisa menghancurkan Somnath.

Karena hal itulah, Mahmud Al Ghazni memutuskan untuk berangkat bersama 30 ribu mujahid menuju Kuil Somnath untuk meruntuhkan keyakinan khurafat penyembah berhala. Dengan hancurnya Somnath, beliau ingin para penyembah berhala itu tahu bahwa tak ada daya dan kekuatan melainkan dari Allah semata. Bukan dari manusia, apalagi berhala.
.
Sesampainya di sana, tentara Muslimin melihat betapa hebatnya pertahanan yang dibuat oleh penyembah berhala untuk melindungi Somnath. Kuil itu ada di bibir pantai dan lengkap dengan penjagaan super ketat. Orang-orang berteriak pada para mujahidin, bahwa Somnath tak akan terkalahkan. Namun Mahmud Al Ghazni tak menghiraukan mereka.
.
Pada hari Jum'at setelah usai waktu dzuhur, dipimpin langsung oleh Mahmud Al Ghazni, pasukan Muslimin mulai menyerang Somnath dan terjadilah pertempuran yang amat sengit. Para penyembah Somnath percaya mati-matian bahwa sang dewa akan menolong mereka.
.
Namun keadaan begitu cepat berbalik. Pasukan Muslimin berhasil menjebol satu persatu benteng dan barisan pasukan musuh hingga sampai ke kuil Somnath. Di saat itulah para penyembah berhala mulai ketakutan dan mengirim utusan untuk bertemu Mahmud Al Ghazni.
.
"Wahai paduka raja, kami mohon jangan hancurkan Somnath. Kami akan membayar apa saja dengan harga mahal untuk paduka asalkan jangan menghancurkannya."
.
Mahmud Al Ghazni mendengar permintaan itu, kemudian mengajak menteri-menterinya untuk memusyawarahkan keputusan yang terbaik. Pagi hari di hari selanjutnya, setelah beliau melakukan shalat istikharah beliau mengucapkan kalimat hebat yang hingga kini terabadikan dalam tinta emas sejarah Islam.
.
"Aku memikirkan apakah akan menghancurkan Sonmath atau mengambil pajak dari kalian. Namun aku membayangkan jika nanti aku dipanggil oleh Allah di padang Mahsyar, aku lebih suka ingin dipanggil sebagai 'Mahmud sang penghancur berhala' dari pada dipanggil dengan nama 'Mahmud sang pengambil pajak.'" Percakapan ini diabadikan oleh Ibnu Katsir dalam Al Bidayah wa An Nihayah.
.
Dan subhanallah, ketika seseorang meninggalkan godaan dunia karena Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih besar. Ketika Mahmud Al Ghazni memerintahkan penghancuran berhala, kaum Muslimin mendapatkan ada harta senilai 1 juta dinar di dalamnya (sekitar Rp 2,5 triliun) sebagaimana ditulis Ibnu Khaldun dalam Tarikh-nya.
.
Akhirnya Kaum Muslimin masuk ke Somnath, namun hanya menghancurkan berhala-berhala saja dan tidak menyentuh sesentipun bagian kuil. Sejarawan India Romila Thapar mengabadikan bahwa selepas kejadian itu, orang-orang yang pergi ke Sonmath tak melihat adanya kerusakan sama sekali di sana.
.
References :
1. ابن الأثير: الكامل في التاريخ، 7/685.
2. ابن كثير: البداية والنهاية، 12/28.
3. Eaton, Richard M. (December 22, 2000). "Temple Desecration and Indo-Muslim States, Part I".
4. Thapar, Romila (2005). Somanatha:The Many Voices of a History
5. @gen.saladin

Sejarah Islam Abdurrahman An Nashir

Anak Muda Muslim yang Menggetarkan Eropa

Apa hal besar yang kamu lakukan di usia 22 tahun? Barangkali sebagian besar kita masih sibuk dengan tugas makalah kuliah, siap-siap merevisi skripsi dan bolak-balik kampus agar cepat-cepat jadi sarjana. Namun tahukah kamu bahwa dalam sejarah kita, ada banyak sekali anak-anak muda yang menorehkan sejarah di masa yang amat belia?

Salah satunya adalah Abdurrahman An Nashir, Khalifah Bani Umayyah di Andalusia. Walau masih muda ketika memimpin Andalusia, namun hatinya sudah penuh dengan semangat jihad, kepalanya berisi dengan ilmu-ilmu terapan, dan sikapnya dewasa nan meyakinkan.

Beliau lahir di masa Kaum Muslimin Andalusia terpecah belah menjadi 7 negeri kecil. Api pemberontakan ada dimana-mana, bukan karena kemiskinan, justru karena orang-orang berebut kekayaan Andalusia yang begitu melimpah. Ayahnya dibunuh oleh saudaranya sendiri ketika umur Abdurrahman masih 20 hari. Dan ia memulai hidupnya sebagai yatim.

Namun, begitulah sejarah menciptakan manusia besar. Walaupun keadaan pahit itu, Abdurrahman An Nashir menjalani masa mudanya dengan mempelajari fiqh, Al Qur'an, Sirah Nabawiyah, sejarah Islam dan ilmu tatanegara. Kakeknya sendirilah yang mendidik Abdurrahman untuk menjadi pemimpin besar yang mencintai Islam, jihad, sekaligus jenius dalam berbagai keahlian.

Di usia 22 tahun, tak ada keluarga Bani Umayyah yang mau menjadi pemimpin. Sebab, saat itu kekuasaan Bani Umayyah hanyalah kota Cordova saja dan beberapa desa di sekelilingnya.

Keadaan saat itu benar-benar krisis. Musuh ada dimana-mana dan Cordova ada di tengah-tengah mereka. Di sekitar Cordova, ada negeri-negeri muslim saling berperang satu sama lain. Di utara, ada kerajaan-kerajaan Katolik Navarre, Castilla dan Aragon siap menyerang Umat Islam, dan di selatan ada api perang yang dinyalakan oleh kerajaan Syiah Fathimiyah.

Tahta kepemimpinan akhirnya diberikan pada anak muda berusia 22 tahun ini. Sang Abdurrahman An Nashir. Ia melihat krisis besar di seluruh mata angin, namun ia tak mau hanya diam dan mengikuti jejak pendahulunya yang salah melangkah.

Langkah pertama Abdurrahman An Nashir adalah membentuk majelis syura yang dipimpin oleh Ulama hebat bernama Al Mundzir bin Sa'id. Program negara saat itu adalah menyalakan pendidikan Islam di masjid-masjid. Imam-imam dikader sedemikian rupa untuk bisa mengajarkan tarbiyah Islamiyyah pada masyarakat.
.
Masjid-masjid di Cordova dibentuk sebagai markas edukasi, sosial, bahkan militer. Abdurrahman An Nashir membentuk majelis Ulama yang menanamkan berbagai ilmu pada masyarakat. Di masjid, tak hanya diajarkan ilmu-ilmu syar'i. Ilmu tatanegara, ekonomi, manajemen, bahkan latihan berkuda serta memanah dirasakan oleh semua lapisan rakyat.
.
Abdurrahman An Nashir menyadari, bahwa sebab jatuhnya Umat Islam adalah karena jauhnya mereka dari Al Qur'an dan masjid. Untuk membangun umat yang kuat, energinya adalah kembali ke masjid dan kembali pada Al Qur'an.
.
Keadaan berangsur-angsur membaik, bahkan Abdurrahman sudah mengirimkan surat pada seluruh negeri muslim Andalusia untuk bergabung bersama Cordova menyatukan kekuatan Kaum Muslimin. Bendera jihad ditinggikan dan Abdurrahman An Nashir turun langsung melakukan kampanye untuk menyatukan seluruh negeri Muslimin dalam satu kepemimpinan.
.
Selama 48 tahun kepemimpinannya, Andalusia menjadi negeri paling kuat di Eropa. Berbondong-bondong orang Prancis, Jerman, Inggris, dan Eropa Utara melanjutkan studi di Cordova, Toledo, Sevilla dan Granada. Negeri dalam keadaan aman dan tenteram. Abdurrahman An Nashir juga membangun pusat-pusat penelitian dan pendidikan. Di masa kepemimpinannya, Cordova memiliki 3000 masjid dan 100 ribu toko di sekelilingnya.
.
Tak banyak yang tahu, bahwa hingga kini Spanyol pun sangat menghormati Abdurrahman An Nashir. Tahun 1961, mereka memperingati 1000 tahun wafatnya Abdurrahman dan menggelarinya sebagai raja terbaik Eropa abad pertengahan.
.
References :
1. محاضرة د. راغب السرجاني بعنوان عبد الرحمن الناصر
2. www.islamstory.com | عبد الرحمن الناصر
3. قصة الأندلس من البداية إلى السقوط
4. Abd al-Rahman III". Encyclopæd
5. @gen.saladin

STASIUN TUNTANG

                                        STASIUN TUNTANG         Gemini berkata Senin malam, aku melanjutkan kunjunganku ke beberap...