Temanggung
Setelah dari Situs Liyangan, aku dan adikku mampir ke Masjid Agung Darussalam Temanggung. Di sana, aku melaksanakan salat Asar, lalu pergi mencari makan. Pusat Kota Temanggung terasa cukup sejuk untuk ukuran pusat kota. Kendaraan tidak terlalu banyak, akan tetapi aktivitas masyarakatnya cukup sibuk. Banyak anak sekolah, penjual yang berjejer, orang tua yang berjalan santai, ada yang bermain seperti golf, dan ada remaja yang bermain skateboard.
Setelah salat, aku berjalan ke alun-alun. Alun-alunnya terasa cukup kecil dibandingkan dengan Magelang. Akses parkir juga cukup sulit. Setelah berjalan cukup jauh, aku mendapati seseorang yang berjualan dawet khas Temanggung. Aku tidak tahu apa bedanya dengan dawet yang lain, tetapi yang jelas rasanya enak. Dengan harga Rp8.000 untuk dawet campur dan Rp5.000 untuk dawet ayu, harganya cukup murah. Tapenya enak... bikin ketagihan, sebenarnya, hehehe.
Temanggung cukup nyaman untuk dikunjungi. Dibilang ramai juga tidak, dibilang sepi juga tidak. Pasar Ngadirejo juga cukup ramai... suasananya sangat sejuk... kapan-kapan akan kembali ke sini, hehehe.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar