Kamis, 01 Januari 2026

Sebelum Sadranan

 Malam Sebelum Sadranan




 

Hari ini merupakan hari sebelum Sadranan dimulai yang bertempat di rumah buyutku. Ya… rumah buyutku. Meskipun beliau sudah meninggal beberapa tahun lalu, keluarga kami tetap memperingati perayaan penyambutan bulan Ramadan yang sering kali diadakan pada bulan Rajab.

Seperti biasa, Bude dan Bulekku datang kemari untuk membantu memasak dan menyiapkan hidangan yang akan diantar ke rumah Buyut keesokan harinya. Mereka semua akan tidur di sini sampai hari Sadranan dimulai.

Hari ini hujan sangat deras, membuat suasana sangat sejuk sekaligus dingin. Hujan telah turun sedari sore hari sampai saat ini dan tidak berhenti. Sementara itu, pawon sudah mengepul sejak bakda Asar, membuat kehangatan di tengah hujan. Pawon merupakan dapur dalam bahasa Jawa, akan tetapi masih menggunakan tungku yang berbahan bakar kayu.

Sadranan merupakan tradisi menyambut bulan Ramadan dengan acara doa bersama dan diakhiri dengan makan-makan. Penamaan Sadranan sendiri berbeda-beda di setiap tempat, begitu pula dengan cara pelaksanaannya. Tetapi, ada satu hidangan yang wajib dan pasti ada, yaitu ingkung. Ingkung adalah ayam kampung yang dimasak utuh tanpa memotong bagian apa pun.

Setiap daerah memiliki perbedaan, baik lokasi maupun tempat penyimpanan makanannya. Sering kali Sadranan dilakukan di makam masing-masing dusun dengan menggelar tikar di sampingnya. Akan tetapi, hal ini tidak akan ditemui di kampung halamanku karena ada mitos kalau tradisi ini dilakukan di makam, maka akan terjadi hujan. Sedangkan hal ini tidak terjadi di tempat kelahiran Buyutku; di sana Sadranan memang dilaksanakan di makam dan tidak terjadi hal aneh apa pun.

Tenong. Tenong merupakan alat penyimpanan makanan yang terbuat dari anyaman bambu. Seiring perkembangannya, masyarakat lebih memilih rantang karena lebih praktis, perawatannya mudah, dan juga tidak mudah rusak. Di kampungku, kebanyakan masih menggunakan tenong. Selain karena masih banyak yang punya, penggunaan tenong ini sekaligus untuk melestarikan budaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

STASIUN TUNTANG

                                        STASIUN TUNTANG         Gemini berkata Senin malam, aku melanjutkan kunjunganku ke beberap...