Sabtu, 12 Oktober 2019

#TodayInHistory 10 Oktober 1518 Oruç Reis Barbarossa, saudara Heyreddin Barbarossa syahid dalam medan jihad melawan tentara salib Spanyol. Para musuh memenggal kapala Oruç  dan mengirimnya ke Spanyol.

Oruç Reis syahid di usia 48 tahun, beliau adalah salah satu panglima tertinggi angkatan laut Kekhalifahan Utsmani yang menyelamatkan muslimin Spanyol dari kejahatan pasukan salib, dan menjaga Laut Mediterania dari perompakan.
.
***
.
Jika pernah menonton film “Pirate of Caribean” maka Anda akan menemukan salah seorang tokoh berjenggot merah bernama ‘Barbarosa’ dia identik dengan kesialan dan jauh dari keberuntungan, digambarkan sebagai tokoh antagonis. Tahukan Anda siapakah Barbarosa itu sebenarnya??
.
Dunia barat lebih mengenalnya dengan ‘Barbaros Brother Pirate’, Bagi mereka Barbarosa adalah bajak laut, tapi dalam sejarah Islam dia adalah seorang tokoh besar yang di masa kekhalifahan Usmani. Dia adalah Oruç dan adiknya Khairuddin, orang Granada memanggilnya dengan Baba-Oruç sebagai penghormatan dan di Italia dia dipanggil Barbarosa, panggilan yang sampai ke kita saat ini.

Oruç adalah seorang pelaut yang terkenal, penguasa Laut Tengah di masa kekhalifahan Usmani, Khalifah Salim I mengangkatnya sebagai panglima laut Usmani, sehingga dunia semakin mengenalnya dengan nama “Barbarosa Brother”, pejuang yang ketika namanya disebut membuat pasukan laut musuh merinding.

Kejatuhan Andalusia merupakan peristiwa yang menghentak seluruh penjuru negeri muslim seperti Turki, Mesir, Hijaz, Aljazair dan lain-lain, umat muslim yang berada di sana diberi 2 pilihan, masuk Kristen atau dibunuh. Di antara mereka ada yang memilih dibunuh dan ada yang berpindah agama dan ada juga yang melarikan diri ke perbukitan dan jumlah mereka tidak terhitung.

Khalifah Salim I memberikan sebuah tugas kepada Oruç untuk menjemput umat muslim yang masih berada di Andalusia dan menyelamatkan mereka dari penyiksaan Katolik Spanyol, ini ibarat sebuah mission impossible bagi manusia karena pada saat itu Andalusia memiliki system pertahanan yang maju dan susah untuk ditembus, sementara jarak perjalanan dari Turki ke Andalus sangat jauh dan memakan waktu dan perbekalan yang banyak begitu juga perbekalan. Dengan izin Allah dan kehebatan seorang Aruj Barbarosa dia bersama pasukannya bisa memasuki Andalusia dan menyelamatkan muslimin Andalusia dari penyiksaan dan memindahkan mereka ke Aljazair dan sekitarnya.
.
Itulah Oruç Barbarosa si Jenggot Merah yang merupakan pahlawan dalam sejarah Islam namun musuh-musuh Islam berusaha menghilangkannya dari sejarah dan membuat kita lupa terhadap pahlawan-pahlawan kita di masa lalu dan membuat kita sibuk dengan tokoh-tokoh khayalan seperti Rambo dan James Bond.
.
Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Barbarosa Bersaudara atas perjuagannya dalam membela agama ini dan melipatgandakan seluruh amalannya serta menempatkannya di tempat terbaik.
.
Kontributor : Abdan Syukri — Al Azhar University Cairo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

STASIUN TUNTANG

                                        STASIUN TUNTANG         Gemini berkata Senin malam, aku melanjutkan kunjunganku ke beberap...