Mu'adz bin Amr bin Al-Jamuh dan Mu'awwidz bin Afra', Dua Remaja Bermental Baja
Kontributor : @mfarisabulkhair
Gen Saladin | @gen.saladin | t.me/gensaladin
Mu'adz bin Amr bin Al-Jamuh adalah anak dari Amr bin Al-Jamuh, seorang sahabat dari Bani Salamah. Sedangkan Mu'awwidz bin Afra' adalah anak dari seorang wanita bernama Afra' binti Ubaid, ia dikenal sebagai ibu para syuhada. Kedua pemuda yang masih belia ini berasal dari Madinah.
.
Pada saat Rasulullah ﷺ mengumumkan seruan kepada pemuda Muslim untuk ikut serta dalam Perang Badr, Mu'adz dan Mu'awwidz begitu antusias mendengarnya. Pada saat itu Mu'adz baru berusia empat belas tahun, sedangkan Mu'awwidz berusia satu tahun lebih muda darinya.
.
Kedua pemuda ini memiliki tubuh kuat dan bagus, sehingga terlihat lebih dewasa dari usianya. Hal ini menyebabkan Rasulullah ﷺ menerima mereka untuk bergabung dalam pasukan Islam kala itu. Kesempatan emas ini tidak disia-siakan, mereka langsung menjadikan Abu Jahal sebagai sasaran di kancah pertempuran nanti.
.
Abdurrahman bin Auf menuturkan, "Tatkala aku sedang berada di tengah barisan pada Perang Badr, aku menengok ke arah kiri dan kanan. Kulihat ada dua pemuda yang masih belia. Aku tidak berani menjamin keselamatan keduanya saat itu. Salah seorang di antara mereka bertanya dengan berbisik-bisik kepadaku, "Wahai paman, tunjukkan kepadaku mana yang namanya Abu Jahal!"
"Wahai keponakanku, apa yang hendak engkau lakukan terhadap dirinya?" tanyaku.
"Kudengar dia suka mencaci maki Rasulullah ﷺ," jawabnya. Lalu dia berkata lagi, "Demi yang diriku ada ditangan-Nya, jika aku sudah melihatnya, maka tak kubiarkan dia lolos dari penglihatan ku hingga siapakah di antara kami yang lebih dahulu mati."
.
Aku tertegun mendengar perkataannya. Lalu pemuda yang satunya lagi mencolekku dan bertanya seperti itu pula kepadaku. Aku menajamkan pandangan mencari-cari Abu Jahal yang sedang berputar-putar di tengah manusia. Setelah terlihat, aku berkata kepada mereka berdua, "Apakah kalian tidak melihat? Itulah sasaran yang engkau tanyakan itu," tuturku.
.
Dua pemuda yang dimaksud oleh Abdurrahman bin Auf adalah Mu'adz dan Mu'awwidz.
.
Mendengar hal ini, sesegera mungkin Mu'adz dan Mu'awwidz mempersiapkan diri dan mendekatinya. Saat itu posisi Abu Jahal dikelilingi oleh orang-orang musyrik yang berusaha melindunginya. Setelah jaraknya cukup memungkinkan, Mu'adz langsung menyabetnya hingga kakinya putus pada bagian betis. Melihat hal ini, spontan Ikrimah yang masih musyrik kala itu menyerang dan mengenai Mu'adz hingga tangannya putus dan bergelantungan. Pertempuran yang terus berkecamuk memaksa Mu'adz untuk mundur.
.
Setelah tugas Mu'adz selesai, giliran Mu'awwidz pula yang ambil bagian. Ia mendekati Abu Jahal dan menyabetnya hingga tersungkur dan membiarkannya sekarat. Setelah itu Mu'awwidz terus bertempur hingga syahid.
.
Mu'adz dan Mu'awwidz benar-benar merealisasikan janjinya, tak sekalipun rasa gentar terbesit dalam hatinya. Seusai pertempuran, Rasulullah ﷺ secara khusus memberikan sebagian harta rampasan perang kepada Mu'adz bin Amr, hal ini dikarenakan Mu'awwidz syahid.
.
Jejakmereka dapat menjadi bukti bahwa sebesar apapun rintangan menghadang, selama tetap terus berusaha dan berdoa maka tidak ada yang mustahil. Mungkin saja kisah mereka berdua menginspirasi para pemuda-pemudi Syam agar terus tegar menentang kedzaliman yang sedang mencekram negeri mereka.
.
Referensi:
1. Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri, Syaikh (1997). Sirah Nabawiyah
2. https://dakwahdanjihad.wordpress.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
STASIUN TUNTANG
STASIUN TUNTANG Gemini berkata Senin malam, aku melanjutkan kunjunganku ke beberap...
-
Generasi Shalahuddin @edgarhamas #TodayInHistory situs islamstory.com yang diasuh langsung oleh Dr Raghib Sirjani hari ini memberikan sa...
-
Candi Gedong Songo Magelang, 29 November 2025 Aku dan temanku mengunjungi Kabupaten Semarang. Tepatnya Candi Gedong Songo, tepat di bawah ka...
-
Temanggung Setelah dari Situs Liyangan, aku dan adikku mampir ke Masjid Agung Darussalam Temanggung. Di sana, aku melaksanakan salat Asar, l...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar